FF : BLAQ DREAM 2

Author       : @chacapsp

Rating         : PG16

Genre         : sad , romance

Length       : chaptered

Casts          :

  • Yang Seungho – Mblaq as Hyejin’s Husband
  • Park Yoochun – JYJ as Hyejin’s fake Brother
  • Jang Hyejin [OC]
  • Park Soyeon – T-ARA
  • Jung G.O – Mblaq
  • Lee Joon – Mblaq
  • Park Cheondoong – Mblaq
  • Bang Mir – Mblaq

Note   : yihaaa ! Akhir nya aku post juga J buat sasa sama kila , part ini aku re-write  jadi ada yang berubah hehe . Happy reading ^^

****

‘BAGI YANG SUDAH MENUKARKAN TIKET , HARAP SEGERA  MEMASUKI RUANGAN KONSER SEKARANG . MEN IN MBLAQ AKAN DIMULAI SEPULUH MENIT LAGI’

Hyejin meremas ujung dress nya , berkali-kali ia tatap jam tangan berwarna biru pemberian oppa nya -Yoochun-  dan berkali-kali pula suara staff dari Jtune terus berkumandang menandakan konser segera dimulai, namun ia masih ada di parkiran menunggu Yoochun yang tak kunjung datang

“kemana oppa ? kenapa belum datang ? nanti aku bisa telat lagi” lirih Hyejin gusar sambil mengecek setiap orang yang turun dari mobil . Setiap mobil ia cek-in padahal ia tahu mobil kakak nya itu adalah Ferarri merah , namun tetap saja ia mengecek setiap orang yang turun dari mobil selain mobil Ferarri sekali pun itu mobil bemo -__-

“Jang Hyejin-ssi , silahkan masuk . Tempat untuk staff-staff fansite sudah disiapkan” suara seseorang membuat Hyejin berhenti mencari oppa nya ,   Hyejin tersenyum setengah hati pada staff Jtune yang berbicara pada nya tadi

“apa tidak bisa aku menunggu sebentar lagi ? aku tidak apa-apa kok tertinggal satu-dua lagu” ucap Hyejin sambil mengatupkan tangan nya pertanda memohon

“bukan begitu Hyejin-ssi , justru kami tidak ingin ada yang tertinggal dalam konser pertama MBLAQ ini, apalagi Hyejin-ssi adalah perwakilan fansite Day Play, suatu kehormatan Mblaq punya penggemar seperti anda” ucap staff tadi yang juga ikut memohon

Hyejin jadi tak enak hati , ia memang kesini untuk ‘mengemban tugas’ sebagai perwakilan dari Day Play untuk mendokumentasikan konser Men In MBLAQ hari ini . Dan tentu saja dengan senang hati ia menerima tugas itu , apalagi nanti ada kesempatan meet and greet dengan Mblaq , wah ia pasti bisa melihat seorang Yang Seungho, idola nya dari dekat !

“baiklah , mari kita masuk” ujar Hyejin lemas

Staff Jtune tersebut tersenyum simpul melihat Hyejin yang lesu , ia mengeluarkan sesuatu dari kantong kemeja nya lalu memberikan benda tersebut ke Hyejin yang ternyata adalah sebuah nametag bertuliskan ‘staff Jtune’ pada Hyejin

“pergunakanlah nametag tersebut dengan baik , manfaatkan nametag tersebut supaya kau bisa bertemu Yang Seungho . Tidak semua fansite aku berikan nametag tersebut ” ujar staff tersebut setengah berbisik pada Hyejin yang bermuram duja

“JINJJA ?” Hyejin terperanjat , laki-laki paruh baya tersebut tersenyum lalu meninggalkan Hyejin

“GOMAWO ! , JEONGMAL GOMAWO AHJUSSI !” Hyejin berteriak-teriak girang sambil memegang nametag nya .

Tanpa pikir panjang ia langsung berlari ke dalam ruang konser dan melupakan kakak nya yang tak kunjung datang itu  . Hyejin berlari kecil menembus ribuan A+ di dalam ruang tersebut , setelah bertanya sana-sini  akhir nya ia menemukan kursi yang akan ia duduki selama dua jam ke depan , di kursi nya tertulis ‘Jang Hyejin- staff’ Ia tertawa kecil sebelum akhir nya duduk . Tak sampai lima menit kemudian semua lampu di ruangan konser tersebut tiba-tiba mati  , hanya ada satu lampu yang menyala menyinari tengah stage

‘HUH HUH HUH HUH MBLAQ’ intro lagu Y mengalun , teriakan para A+ langsung membahana di ruangan tersebut , tak terkecuali teriakan Hyejin . Lalu munculah anggota Mblaq satu persatu , dan Men In Mblaq pun dimulai . .

****

Ruang konser Men In Mblaq sudah sepi . Tentu saja karena konser telah usai sejak dua jam yang lalu . Kertas parfetti , banner , dan tanda ucapan dari A+ bertebaran di seluruh penjuru ruangan tersebut .

Hyejin duduk diam diatas stage tempat tadi Mblaq membawakan kurang lebih dua puluh lagu bersama beberapa perwakilan dari fansite-fansite lain . Mereka semua diam tenggelam dalam rasa senang nya , begitu juga dengan Hyejin . Selain senang karena habis menonton konser pertama idola nya itu , mereka lebih senang lagi karena sebentar lagi mereka akan bertemu langsung dengan Mblaq dalam acara meet and greet tertutup itu

‘BRRP BRRP BRRP’ Hyejin merogoh tas nya dan menemukan handphone nya  bergetar

‘Chunie oppa calling’

“yoboseyo oppa ?”

“Hyejin kau dimana ? kenapa kau belum pulang ? ini sudah jam sepuluh malam , apa kau masih menonton konser ? umma dan appa menelpon oppa terus dari tadi menanyakan keadaan mu” tanya Yoochun sedikit kesal

“yak ! oppa yang kemana ? aku menunggu oppa dari tadi , tapi kau tak kunjung datang !” bentak Hyejin

“maafkan oppa saengie , tapi oppa sedang tidak di Seoul sekarang , mendadak oppa harus pergi ke Amerika lagi , maafkan oppa yaa ?” Hyejin mendengus kesal

“selalu saja begitu ! apa oppa tidak bisa menyempatkan waktu sejam saja untuk ku ? Oppa selalu berjanji dan berjanji terus ! Padahal pagi ini oppa ada di rumah kan ? Kenapa kau tidak ke rumah ku ? Memang nya rumah ku di Amerika ?! Rumah ku di samping rumah mu oppa !”

“mianhe Hyejinah , nanti setelah oppa pulang kita jalan-jalan ke lotte world deh, Hyejin jangan marah yaa ?”

“tidak mau! Aku bosan menunggu oppa! Sudah oppa pergi dengan Jae dan Jun oppa saja sana ! Aku benci oppa!”

“Hye“  TUT TUT TUT

Hyejin mematikan handphone nya lalu memasukan benda itu kedalam tas nya . Chun oppa menyebalkan sekali , menghancurkan mood ku saja! Batin Hyejin

Hyejin Pov

Chun oppa menyebalkan sekali , menghancurkan mood ku saja!  Menyebalkan ! Awas saja dia , nanti akan kuadukan pada  umma dan appa nya !

“kalian bisa bertemu Mblaq sekarang , mari ikut saya” aku menoleh . Seorang wanita tinggi memakai nametag staff menghampiri kami .

Aku berdiri dan menepuk-nepuk bagian belakang rok dress ku yang tertempel kertas parfetti , begitu juga dengan para A+ yang ikut menunggu bersama ku tadi . Tunggu ! Aku baru menyadari sesuatu . Mereka semua memang memakai pakaian berwarna coklat seperti ku , tapi hanya aku saja yang memakai dress ! HANYA AKU ! Mereka semua mengenakan kaus atau kemeja coklat ditambah celana jeans atau malah ada yang pakai hotpants -__-  sedangkan aku memakai dress coklat tua selutut berlengan pendek dan flat shoes berwarna senada . Kenapa aku merasa salah kostum begini ?! Aku jadi tak enak

“mari ikut saya” suara staff tadi memecah pikiran ku . Aduh kenapa aku jadi panik begini ?? A+ yang lain sudah berjalan mendahului ku mengikuti staff tadi , sedangkan aku masih diam di tempat . Entah kenapa aku merasa minder mengenakan dress , padahal juga biasa nya aku kuliah mengenakan dress seperti ini . Tapi A+ yang lain memakai celana semua , dan itu membuat ku merasa salah kostum ! Bagaimana ini ?!

****

G.O Pov

“Seungho-ah , kau tak boleh minum lagi ! Habis ini kita masih ada meet and greet dengan A+ tertentu , nanti kau mabuk” aku  mengambil botol soju di tangan Seungho

“eugh gwenchana Jio-yah eugh aku tak akan mabuk eugh” tiba-tiba saja ia sudah  merebut botol itu dari tangan ku dan meminum nya lagi

“eugh tidak bolehkah aku merayakan sukses nya eugh konser kita ? aku leader yang baik bukan eugh” racau nya tak jelas  , lihat bahkan dia sudah cegukan seperti itu ! Dia pasti sudah mabuk berat ! Aku tak suka kebiasaan Seungho yang satu ini , dia sangat gila minum !

“hai anak-anak ayo siap-siap para A+ sedang menuju kesini , kajja kajja !” seru manjer hyung semangat . Aku bangun dari duduk ku dan membiarkan Seungho meminum soju nya lagi . Mireu dan Cheondung sibuk main game sejak tadi , sedangkan Joon . . Entahlah , dia sedang menulis sesuatu

“yak ! Seungho-yah , berhenti minum !” bentak Kevin hyung (manajer) lalu  mengambil soju di tangan Seungho

“ayo cepat ke kamar mandi ! Cuci mulut mu..  kau tak boleh memberikan citra buruk pada penggemar mu, kajja” Kevin hyung menyuruh Seungho berdiri lalu mendorong tubuh nya kearah pintu

“cepat ke kamar mandi okey ?” ucap Kevin hyung sebelum menutup pintu

“iyaa hyuung”seru Seungho malas

Haah untunglah dia masih cukup sadar dan bisa berjalan dengan benar , berarti dia belum mabuk-mabuk banget . Aku melirik botol soju yang hendak dibuang manajer hyung , tunggu ! Itu bukan soju ! Itu botol . . .  Champagne ! Jadi tadi Seungho minum Champagne ?! Bukan soju ??! Tidak mungkin dia tidak mabuk setelah minum dua botol Champagne !!

“hyung aku harus menyusul Seung—

“annyeonghaseyo , ini dia para A+ yang sudah menunggu kalian” ucapan ku terpotong ucapan Noh Ssam nuna yang datang membawa beberapa penggemar di belakang nya

“annyeong~” ucap Joon , Mir dan Cheondung ramah . Aduh , bagaimana ini ? Apa Seungho bisa kembali kesini dengan kondisi mabuk seperti itu ? Kenapa tiba-tiba aku cemas sekali ?

****

Author Pov

Akhir nya Hyejin memutuskan untuk tetap mengikuti fan meeting itu . Ia berlari kearah backstage berharap belum ketinggalan jalan menuju tempat fan meeting itu , tapi …… terlambat . Ia tak menemukan satu orang pun di  lorong backstage yang agak gelap itu .

Karena sudah kepalang tanggung, Hyejin pun akhirnya menyusuri lorong tersebut . Ia  berjalan pelan melewati lorong-lorong gelap yang dihiasi pintu-pintu dengan tulisan macam-macam di depan nya, mulai dari ‘lighting room’ ‘checking room’ ‘make up room’ dan ruangan-ruangan lain nya yang sudah sepi

“aduh , Hyejin paboya ! kenapa tadi aku tak langsung ikut mereka saja sih ?” rutuk Hyejin dalam hati .

Ia terus berjalan hingga sampai di persimpangan lorong . Ia berhenti sebentar . Ini satu-satu nya lorong yang lampu nya masih menyala sempurna . Ia bingung harus berjalan ke kanan atau ke kiri .

Tap Tap Tap

Hyejin mendengar derap langkah seseorang dari arah lorong di sebelah kanan nya , entah dapat intuisi dari mana ia pun berjalan kearah kanan mengikuti suara langkah itu . Hyejin terus mengikuti suara derap langkah kaki itu hingga membawa nya kearah  .. . . .toilet room

“yah . . .toilet !” dengus Hyejin kecewa . Ia pun berbalik dan kembali menyusuri lorong tadi . Namun tiba-tiba ia berhenti berjalan

“oiya ! aku tanya saja pada orang yang ke toilet tadi ! Pasti dia seorang staff Jtune !” ucap Hyejin optimis lalu berjalan kembali kearah toilet.

Karena lelah menunggu , Hyejin menyandarkan tubuh nya di tembok pembatas antara toilet pria dan wanita

Tap Tap Tap

“ah pasti itu dia” guman Hyejin lalu menegakan tubuh nya. Tepat saat Hyejin hendak ingin menghadap kaerah pintu toilet , tapi tubuh nya tertabrak seseorang yang baru saja keluar dari toilet tersebut . Hyejin dan orang itu pun jatuh bersamaan ke lantai dengan posisi orang itu menindih tubuh Hyejin .

“mi .. mianhe” orang yang menabrak Hyejin langsung bangun dan melihat Hyejin yang sedang mengusap-ngusap bagian belakang kepala nya dengan kedua tangan nya masih dengan posisi saat dia jatuh tadi . Orang itu menelan ludah nya , terlebih saat menyadari rok Hyejin tersingkap sampai keatas paha nya . Pikiran nya yang dibawah pengaruh alkohol mulai dipenuhi setan-setan

“emm gwenchan—kau—-Seungho oppa ?!” desis Hyejin tak percaya . Detak jantung nya langsung tak beraturan saat menyadari yang menabrak nya adalah idola nya .  Hyejin hendak bangun dari jatuh nya dan berdiri namun Seungho menahan bahu Hyejin dengan kedua tangan nya

“ehmm . . to. . tolong lepaskan bahu ku op ..pa” ucap Hyejin terbata karena melihat wajah Seungho tepat di depan wajah nya . Namun Seungho malah semakin mendekatkan wajah nya ke wajah Hyejin

“kau staff tercantik yang pernah aku lihat” desah Seungho tepat di telinga Hyejin . Hyejin bergidik ngeri , ia sangat takut sekarang . Tidak ada orang lain sepanjang lorong ini , ditambah nafas Seungho berbau alkohol kuat sekali . Hyejin yakin sekali Seungho sedang mabuk sekarang , dan itu membuat Hyejin semakin takut

“te . terima kasih .  . tapi aku harus—emmh!” ucapan Hyejin terpotong karena Seungho membungkam bibir Hyejin dengan bibir nya . Hyejin sangat kaget dan berusaha mendorong tubuh Seungho yang menindih nya . Namun ia tak kuat mendorong tubuh Seungho yang tentu lebih besar dari tubuhnya . Hyejin sangat takut , mata nya mulai memanas ingin mengeluarkan air mata

“kau cantik sekali chagy~” goda Seungho usai mencium Hyejin sambil membelai rambut tebal Hyejin

“JANGAN PANGGIL AKU CHAGY !” teriak Hyejin yang mulai menangis . Seungho yang ia lihat sekarang bukanlah seorang Seungho sang leader Mblaq yang selalu  murah senyum dan baik hati itu , bukan juga seorang Seungho idola nya, melainkan Seungho yang bejat yang membuat nya sangat ketakutan .  Hyejin mendorong tubuh Seungho sekuat tenaga dan berlari , namun karena sedang ketakutan ia tak dapat lari dengan benar . Seungho bangkit lalu mengejar Hyejin , ia menarik tubuh Hyejin dan memojokkan nya ke tembok

“aku tidak akan melukai mu kalau kau menuruti ku” ancam Seungho sambil mencengkram wajah Hyejin dengan tangan nya

“AKU TIDAK AKAN MENURUTI MU!” Hyejin hendak mendorong Seungho lagi namun Seungho keburu menampar nya . Hyejin memegang pipi nya yang sangat sakit , tangis nya semakin kuat

“aku bisa melakukan lebih jika kau tak mau diam !” ancam Seungho .

Hyejin diam menangis . Tanpa memperdulikan tangisan Hyejin,  Seungho menggendong Hyejin kearah kamar mandi pria . Seungho meletakan Hyejin di lantai lalu Ia mengikat tangan Hyejin kebelakang dengan dasi nya , mulut Hyejin pun dibekap nya dengan sapu tangan nya

“EMHHH LEPHPASKANN!” jeritan Hyejin tertahan dan tak terdengar jelas karena mulut nya dibekap . Seungho membiarkan Hyejin berteriak-teriak sambil menangis sementara ia sibuk melucuti pakaian nya sendiri

Hyejin semakin takut saat melihat Seungho menghampiri nya dengan hanya memakai celana sangat pendek

“mau ku lepaskan ?” tanya Seungho sambil berjongkok di depan Hyejin . Hyejin diam saja masih menangis , tak mungkin Seungho mau melepaskan diri nya setelah susah-susah ia mengikat tangan nya tadi , batin Hyejin

“baiklah aku lepaskan” Seungho tersenyum , namun Hyejin malah semakin takut melihat senyuman Seungho yang terlihat seperti senyuman mesum di mata Hyejin  . Benar saja ! Bukan nya  membuka ikatan  di tangan Hyejin , Seungho malah membuka dress yang Hyejin kenakan . Dan hal yang tak pernah terpikirkan di otak Hyejin pun terjadi

****

“Hey mana Seungho ?” tanya Noh Ssam setengah berbisik pada G.O

“dia sedang di toilet nuna, tapi sudah lima belas menit dia belum kembali” ujar G.O cemas

“toilet ? Apa dia tidak tahu kalau banyak penggemar yang menunggu nya ?”

“dia tadi mabuk nuna , aku harus menyusul nya !”  G.O yang sudah tak tahan dihantui rasa cemas memutuskan untuk meninggalkan acara meet and greet  itu . Baru saja ia bagun dari duduk nya , manajer Byungki sudah menyuruh nya duduk lagi

“habis ini giliran mu diwawancarai Jio-yah , kau tak boleh pergi . Ssam-ah , cari Seungho !” ucap Byungki

“ne” tanpa disuruh dua kali , Noh Ssam langsung pergi keluar ruangan mencari Seungho . Ia langsung berjalan ke arah toilet , seperti yang tadi G.O bilang

Tok Tok Tok

“ssongie ? apa kau di dalam ?” tidak ada jawaban

Noh Ssam menempelkan telinga nya di pintu toilet pria . Ia mendengar isak tangis seseorang di dalam nya . Karena takut terjadi apa-apa pada Seungho ia pun langsung membuka pintu tersebut dan melihat pemandangan yang sangat membuat nya terkejut

****

“SAYA TIDAK MAU TAHU SIAPA DIA , POKOK NYA DIA HARUS MENIKAHI ANAK SAYA !”

“saya sungguh menyesal tuan Jang , tapi Seungho sedang dalam masa aktif nya sebagai penyanyi . Yang saya takutkan jika menikah dengan Hyejin-ssi dan ketahuan media massa , ini akan menghambat karir Seungho dan teman-teman nya” ucap Rain menyesal sambil menunduk dalam

“LALU KAU PIKIR PERBUATAN ANAK DIDIK MU INI TIDAK MENGHAMBAT HIDUP ANAK KU HAH? JIKA DALAM SEMINGGU KE DEPAN DIA TIDAK MENIKAHI ANAK KU , KUPASTIKAN NAMA MU DAN NAMA AGENSI MU  SUDAH ADA DI SEMUA KORAN SELURUH KOREA SEBAGAI PELAKU PELANGGARAN HAM !”

‘BRAKK’ pintu rumah Hyejin pun ditutup kasar oleh ayah Hyejin

Rain menghela nafas . Pikiran nya sangat penat saat ini . Ia sudah berusaha meminta maaf pada ayah nya Hyejin , tapi ayah nya Hyejin bersikeras menyuruh Seungho menikahi Hyejin sebagai pertanggung jawaban atas apa yang telah ia lakukan pada Hyejin. Ia menghela nafas lagi dan meninggalkan pekarangan rumah Hyejin diikuti Seungho dibelakang nya

“kita ke kantor dulu” perintah Rain pada manajer Mblaq yang bertugas mengemudi mobil milik Mblaq

“ne sajangnim”

“Seungho, kau ikut bersama ku” ujar Rain lalu memasuki mobil pribadi nya . Sedangkan anggota Mblaq yang lain masuk ke dalam mobil van mereka

****

Suasana ruang rapat sangat tegang dan sunyi . Mir pun yang biasa nya cengengesan saat rapat kini tak berani berbuat macam-macam

“aku sungguh kecewa pada mu Seungho” ucap Rain untuk kesekian kali nya

“maafkan aku hyung” jawab Seungho penuh penyesalan

“KALAU MAAF BISA MENYELAMATKAN JTUNE DAN MBLAQ SEKARANG , AKU AKAN MEMAAFKAN MU !” bentak Rain murka . Ini pertama kali nya mereka melihat Rain semarah itu

“ta. . tapi aku juga kan tak sadar melakukan itu hyung” ucap Seungho membela diri

“tak sadar kata mu ?! Lalu bagaimana dengan Hyejin huh ? Dia sadar diperlakukan seperti itu oleh mu ! Oleh idola nya sendiri ! Bagaimana kalau ia menceritakan ini pada penggemar-penggemar mu yang lain hah ? Itu akan membawa citra buruk untuk Mblaq dan tentu saja untuk ku !” bentak Rain lagi

“pokok nya , lusa kau harus menikahi dia ! Tak ada pilihan lain ! Aku akan bicara pada orang tua mu !” semua orang kaget akan keputusan Rain tapi tak ada yang berani menentang nya

Rain keluar dari ruang rapat dengan amarah yang masih menyala , ia tak pernah menyangka anak didik nya akan melakukan hal seperti ini . Ia juga tak punya pilihan lain selain menikahkan Hyejin dengan Seungho . Ia tak mungkin membuat nama Jtune hancur , dan sebagai seorang pria sejati ia harus bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa Hyejin meski itu bukan kesalahan nya

****

 “TIDAAAAK , LEPASKAN AKU! TIDAAAK !” Hyejin bangun dari pingsan nya dengan peluh bercucuran dari tubuh nya . Nafas nya terengah-engah seperti habis berlari

“Hyejin tenanglah , kau tidak apa-apa , ada unnie disini” Noh Ssam menenangkan Hyejin yang tiba-tiba berteriak ketakutan . Ia pasti bermimpi kejadian saat M.I.M lagi , batin nya

“tidak apa-apa Hyejin , ada unnie disini” Noh Ssam memeluk Hyejin berusaha membuat nya aman

“hiks . .hiks . .aku takut unnie , aku takut sekali .. hikss . . hikss aku mimpi yang waktu itu lagi” Hyejin mulai menangis di pelukan Noh Ssam . Ia sangat takut jika mengingat-ingat kejadian waktu itu

“gwenchana itu cuma mimpi Hyejinie , kau tidak apa-apa sekarang”

“tapii . .. aku takut unnie , mimpi itu sangat menakutkan , hiks aku takut hiks jika nanti Seungho meninggalkan ku , aku takut jika aku harus membesarkan bayi ini sendirian” air mata Hyejin semakin deras turun . Mendengar rintihan Hyejin , Noh Ssam tak kuat untuk tidak menangis juga . Selama ini yang ia lihat Hyejin selalu tegar menghadapi Seungho dan hidup baru nya , ia tak pernah tahu kalau ternyata Hyejin menyimpan rasa takut yang sangat besar di dalam hati nya .

****

Yoochun Pov

Suasana kamar ku hening , hanya ada aku dan manajer ku . Ia menatap ku malas . Sedangkan aku masih dengan bodoh nya berdiri di hadapan nya , mencoba mencerna apa yang ia katakan

“yang benar hyung ?” tanya ku lagi untuk kesekian kali nya

“terserah kau lah , kuberi libur bukan nya senang malah bertanya terus” manajer hyung pergi dari kamar ku sedangkan aku masih dalam perasaan yang tak menentu . Aku diberi libur satu bulan oleh agensi ! Bayangkan, satu bulan !

“AKU CINTA PADA MU HYUNG !” teriak ku girang . Tanpa pikir panjang ku sambar kunci mobil dan handphone ku . Perasaan senang membuncah menguasai diri ku , tentu saja senang bukan hanya karena diberi libur

Aku berlari dengan tergesa-gesa menuju keluar dorm , tentu kalian tahu kan aku mau kemana ? Tentu saja aku mau ke rumah Hyejin . Aku hampir gila merindukan nya , dan juga aku harus menebus kesalahan ku tujuh bulan lalu . Saat itu aku sudah berjanji akan menemani nya menonton konser idola nya . Tapi apa daya ? Di hari itu juga aku harus ke Amerika . Ia sangat marah pada ku waktu itu . Hampir satu bulan ia tidak pernah mengangkat telepon dari ku dan tak pernah membalas pesan ku . Ahh, aku sangat merindukan nya . Dia masih marah atau tidak yaa? Belakangan ini setiap aku telepon, ia selalu bilang kalau ia sedang lelah dan aku percaya itu , aku tahu dia pasti sibuk kuliah . Dia itu mahasisiwi sastra di SNU loh  keren kan ^^

Aku mengendarai mobil ku menuju rumah Hyejin , rumah yang selalu berada di samping rumah ku *ya iyalah , emang rumah nya bisa kabur -___-*

Hyejin , tunggu aku ^^

****

Seungho  Pov

Hosh. . Hosh . Hosh . . Ku pegang dada kiri ku , mencoba menormalkan nafas ku . Ku kerjap-kerjapkan mata ku . Astaga , aku bermimpi itu lagi ! Aku bermimpi aku hampir saja dibunuh oleh mahluk atau manusia , entahlah aku tidak tahu , yang seluruh nya tubuh nya tertutup pakaian berwarna hitam panjang . Sudah dua kali aku memimpikan hal itu , dan aneh nya di setiap mimpi ku ,  aku memimpikan Hyejin ada disana , ia hanya diam melihat ku yang nyaris saja dibunuh . What a blaq dream ever !

Ngomong-ngomong kenapa rumah sepi sekali ? Apa Hyejin sudah berangkat kuliah ? Eh ini kan hari Sabtu, memang dia kuliah hari Sabtu ?

Aku turun dari kasur lalu berjalan ke kamar mandi . Entah kenapa ada yang berbeda tiap aku mendapati rumah yang sepi . Sepi antara tidak ada orang di rumah dengan sepi saat Hyejin bergelut di kamar nya , sangat berbeda

“Hyejin-ah , kau dimana ?” aku berjalan mengelilingi rumah sambil mengeringkan rambut ku yang basah usai mandi . Tidak ada jawaban . Aku turun ke dapur , tak ada makanan di tersaji seperti biasa di meja makan . Tempat cucian piring pun kering , pertanda tak ada yang habis memakai nya . Alis ku bertaut , kemana Hyejin ? Aku kan lapar!

Aku berjalan ke kamar nya . Pintu nya terbuka seperti keadaan kemarin . Kasur nya rapih seperti habis tidak dipakai . Aku semakin heran , kemana dia semalaman ? Apa dia pulang ke rumah orang tua nya? Lalu menelantarkan aku yang notabene suami nya ini di rumah sendirian? Astaga!

Bagai tersihir sesuatu , mata ku tiba-tiba tertuju pada buku merah di meja belajar Hyejin . Ah ! buku yang kemarin ingin kubaca ! Mumpung tak ada orang nya , kubaca saja ah~

Ku ambil buku tebal itu lalu membaca nya di lantai, seperti nya ini buku baru . Lembar yang ia tulis baru sedikit . Kita mulai dari lembar pertama saja, begini isi nya

‘Hari ini aku bingung harus menulis apa . Seharus nya aku senang karena tadi aku habis menonton konser pertama Mblaq , tapi . . . ’

Aku menelan ludah ku , ini kan hari dimana aku . . aku memperkosa nya , a. . a . . ani ! Aku tidak memperkosa nya ! Aku tidak sadar saat itu ! Itu bukan salah ku ! Lagi pula aku bertanggung jawab kan ? Aku menikahi nya kan ? Jadi aku tidak memperkosa nya !

‘appa dan Rain oppa sedang bertengkar di luar . Aku tidak tahu harus berbuat apa .  Yang jelas aku takut sekarang , aku . . aku juga bingung . Aku mendengar suara appa yang cukup keras menyuruh Rain oppa untuk menikahkan ku dengan Seungho oppa ! Apa appa gila ? Seungho oppa itu seorang artis , aku tak mungkin menghancurkan karir nya ! Apalagi dia adalah bias ku , satu-satu nya bias ku ! Meski dia sudah menghancurkan hidup ku ..  tapi aku tak tega menghancurkan hidup nya’

 ‘aku tak sanggup berpikir lagi . Jika aku harus menikahi oppa , pasti itu hanya menyulitkan hidup oppa . Apa aku bisa menjadi istri yang baik ? Kata Chun oppa saja aku manja sekali , bagaimana ke depan nya nanti ? Tapi aku juga takut jika oppa tidak menikahi ku . Bagaimana ke depan nya nanti hidup ku ? aku tidak mau disebut wanita jalang ! Aku tak mau ! Apa kata orang-orang saat melihat ku yang baru berumur 22 tahun ini sudah mengandung anak tanpa ayah ? Itu pasti sangat menakutkan ! Aku takut sekali membayangkan nya , ahh mata ku memanas . Untuk kesekian kali nya aku menangis malam ini . Andai saja Chun oppa masih tinggal di sebelah, pasti aku sudah menangis sepuas nya di pelukan nya . Chun oppaa~ kenapa kau mesti pergi ke Amerika hari ini ? Aku manyesal membentak mu tadi malam di telepon , aku menyesal tak langsung pulang habis kau menelpon mu , aku menyesal oppa

Tunggu ! Siapa itu Chun oppa yang dimaksud Hyejin ? Apa dia namja chingu nya Hyejin ?  Jadi sebenar nya Hyejin sudah punya namja chingu?

Aku meletakkan buku itu ke tempat semula , membaca buku itu hanya membuat mood ku hancur ! Lebih baik aku pergi cari sarapan sekarang , aku lapar sekali

****

Author Pov

‘TING TONG’

Yoochun menekan bel pintu rumah Hyejin sekali

“sebentarrr~” Yoochun tersenyum mendengar suara umma Hyejin dari dalam, ia sudah menganggap umma Hyejin sebagai umma nya sendiri

‘CKLEK’

“siapa itu—aigo ! Yoochunie ! Ayo masuk , umma sedang membuat kue di dapur” nyonya Jang menyuruh Yoochun masuk . Yoochun tersenyum lagi , ia sangat tak sabar ingin bertemu Hyejin

“sudah lama sekali kau tidak pulang , terakhir kapan yaa ? sudah lama sekali hahaha”  Yoochun mengikuti nyonya Jang yang berjalan kearah dapur , tempat biasa Yoochun menemukan adik kesayangan nya itu melakukan hobi nya , memasak . Sinar mata Yoochun yang terang itu meredup saat melihat dapur yang kosong tanpa kehadiran Hyejin di dalam nya

“kau duduklah dulu , umma buatkan minum dulu” nyonya Jang membuatkan Yoochun minuman sementara pikiran Yoochun mulai berkecamuk . Saat hari libur begini , pasti Hyejin bergelut di dapur seharian mencoba berbagai resep cake atau pun desert seperti biasa nya . Namun kenapa hari ini ia tidak di dapur ? Apa ia sudah tak suka memasak lagi ? Apa selama tiga tahun ini , waktu telah mengubah segala nya ? Berbagai pertanyaan menguap di otak Yoochun

Nyonya Jang meletakan gelas berisi jus jeruk yang baru dibuat nya di meja makan

“emm. . umma , dimana Hyejin?” tanya Yoochun ragu , ia menenggak jus jeruk itu perlahan

“loh , tentu dia tinggal bersama suami nya Chunie,  kau ini bagaimana ? masa lupa hahaha“ ujar nyonya Jang santai sambl memasukan loyang berisi adonan cake ke dalam oven

‘PRANGG’

Gelas di tangan Yoochun meluncur ke lantai dengan bebas nya saat mendengar ucapan nyonya Jang

“aigo, kau tidak apa-apa Yoochunie ? Apa kau terluka ?” tanya nyonya Jang panik saat melihat pecahan beling di sekitar kaki Yoochun . Namun Yoochun tak mengindahkan hal tersebut

“siapa suami nya Hyejin umma ? siapa ? kapan mereka menikah ? kenapa aku tak tahu ?” tanya Yoochun frustasi

“tenanglah Yoochun , sebaik nya umma bersihkan dulu pecahan beling itu sebelum melukai mu . tenanglah” nyonya Jang buru-buru mengambil sapu untuk membersihkan beling tersebut . Sudah kuduga Hyejin tak akan menceritakan hal ini pada Yoochun , batin nyonya Jang

****

“kau kuat berjalan ke kamar mu ? Kata dokter kemarin, kau sangat kelelahan sampai pingsan , jadi Joonie yang menggendong mu kesini dan untung nya kandungan mu baik-baik saja” ucap Noh Ssam sambil meletakan handuk kecil yang tadi dipakai untuk mengompres Hyejin

“iya unnie , apartement ku kan ada di samping apartement ini , bagaimana mungkin aku pingsan lagi” Hyejin berusaha meyakinkan Noh Ssam yang bersikeras menyuruh nya tetap istirahat dulu

“tapi Hyejin-ah aku kan khawati–

“sssht”  Hyejin menyuruh Noh Ssam berhenti bicara

“aku baik-baik saja unnie , lagi pula aku punya tanggung jawab sebagai seorang istri sekarang . Aku harus memasak untuk oppa” ucap Hyejin sambil tersenyum

Hati Noh Ssam meringis melihat nya . Betapa baik nya Hyejin, meski Seungho tak pernah menganggap nya , Hyejin tetap melakukan tugas nya sebagai istri dengan baik . Andai saja Seungho tahu betapa besar cinta Hyejin pada diri nya , mungkin hati Seungho yang tertutup untuk Hyejin itu akan terbuka meski sedkit saja , batin Noh Ssam

****

“pagi hyung” ucap Joon yang sedang sarapan di depan televisi, beberapa butir nasi terlihat tersebar dekat lantai tempat ia duduk

“yak! Joon, sudah ku bilang jangan makan sambil menonton ! Lihat banyak nasi yang jatuh tuh, nanti Byunghee mengomel lagi” ucap Seungho sedikit kesal , tapi yang diajak bicara hanya mengguman tak jelas sambil melanjutkan makan nya

Seungho menggelengkan kepala nya pasrah lalu berjalan ke dapur, melihat G.O yang sedang memasak sesuatu dan Mir yang sedang tiduran dengan kepala diatas meja , menunggu masakan G.O matang seperti nya . Kalau aku tahu Byunghee memasak hari ini , aku tak perlu repot-repot ke bawah beli sarapan deh , guman Seungho

“loh hyung, tumben pagi-pagi kesini ada apa?” tanya Cheondung sambil membawa baki berisi air dan handuk kecil di dalam nya

“aku mau sarapan , lalu kau sendiri kenapa membawa baki itu Sanghyuna?” tanya Seungho balik

“ohh, ini kan bekas nuna” jawab Cheondung polos

“nuna? Nuna siapa?” tanya Seungho lagi

“nunaaa….nun” ucapan Cheondung terpotong karena G.O memberikan tatapan maut nya pada nya tanpa sepengelihatan Seungho , Cheondung memutar otak nya , berpikir kenapa G.O menatap nya seperti itu .

Satu-satu nya yang langsung ada dipikiran Cheondung sekarang adalah Hyejin , Hyejin yang baru siuman dari pingsan nya dan ..  Astaga ! Berarti Seungho hyung tidak tahu dong kalau Hyejin nuna semalam tidur disini? Bukti nya ia bertanya seperti itu , tapi tu..tunggu dulu , beberapa menit yang lalu kan Hyejin nuna baru saja kembali ke apartemen nya , apa Seungho hyung tidak bertemu dengan nya ? Dan berarti Seungho hyung tak peduli dong kalau Hyejin nuna tidak pulang ? Astaga ! Oh aku mengerti , berarti Byunghee hyung menyuruh ku tutup mulut , ucap Cheondung dalam hati

“hei , Cheondungie cheondungie” Seungho melambai-lambaikan tangan nya di depan wajah Cheondung

“a a a , ini ini bekas Noh Ssam nuna, ya! Tadi Noh Ssam nuna pingsan oh tidak , dia tidak pingsan  , tadi dia err” Cheondung kehabisan kata-kata ia menatap G.O , meminta tolong

“hei , bicaralah yang jelas Cheondungie , ada apa ? ” tanya Seungho semakin bingung

TING TONG , TING TONG

“sebentar~” teriak Seungho

“Mireu , tolong bukakan pintu nya dong” perintah Seungho sementara ia sendiri baru teringat kalau makanan yang tadi dibeli nya belum dibuka

“Byunghee-ya ada apa sih dengan dengan Cheondung ?” tanya Seungho pada G.O yang sudah selesai memasak , Cheondung langsung kabur ke kamar nya karena takut ditanya-tanya lagi

“ohh , itu . Semalam Noh Ssam memakai kamar mu karena ia tak sempat pulang , tengah malam ia kesini” ucap Byunghee sesantai mungkin . Seungho hanya menanggapi nya dengan kata “oh” , ia membawa makanan nya ke ruang tengah , hendak makan bersama Joon . Baru saja ia mau makan , tiba-tiba Mir datang sambil membawa seseorang

“yang ini hyung , yang nama nya Seungho” ucap Mir pada orang itu

“ada apa Mireu ? Siapa itu—-BUGH

“KAU APAKAN ADIK KU HAH ?” teriak Yoochun , orang yang baru saja datang itu

“OPPA! HENTIKAN!” teriak Hyejin yang tiba-tiba datang juga

“AKU SUDAH BURU-BURU KESINI INGIN BERTEMU DENGAN MU TAPI APA YANG KU DAPAT ? KAU SUDAH MENIKAH DENGAN ORANG INI ? BAHKAN BY ACCIDENT HUH?” teriak Yoochun frustasi

“tapi jebal jangan berkelahi , sudah hiks jangan bicarakan ini disini oppa hiks” ucap Hyejin pelan karena mulai menangis . Sementara itu Joon dan Mir yang ada di ruangan itu juga hanya bisa bengong , bingung dengan apa yang terjadi . Yoochun membuang nafas nya gusar

“baiklah kita pulang…… pulang ke rumah orang tua mu” ucap Yoochun lalu membawa  Hyejin pergi

Seungho tersadar , selama beberapa detik yang lalu tubuh nya seperti membeku , bahkan ia diam saja saat Yoochun meninju wajah nya. Ia memegang pipi kiri nya yang lebam . Ada apa dengan Yoochun hyung ? Adik ku kata nya ? Marga mereka saja berbeda ! Yoochun . .Chun . . Oh jadi Chun oppa yang dimaksud Hyejin itu Yoochun hyung , batin Seungho

Hati nya seperti tertusuk beribu-ribu jarum saat mendengar kata ‘by accident’ yang diucapkan Yoochun tadi . Ia merasa seperti namja murahan karena ia menikahi Hyejin by accident

***TBC***

Iklan

3 thoughts on “FF : BLAQ DREAM 2

  1. horeee… baca klanjutannya jg akhirnya (hela nafas panjang setelah cukup lama nahan nafas nunggu klanjutannya) hehehe… btw M.I.M itu apa seh ? #plak mian ga tau.
    komen ff nya nanti ajah yaah… udh ga sabar mau baca n trus baca dlu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s